Home » Berita Prestatif, Penghargaan, Profil Inspiratif

Dokter Anak Terbaik Dunia dari UGM

16 November 2009 No Comment Kontributor: lenidisini
Oleh Leni . Ada 29 artikel dari penulis yang sama.

pediatric-award-ugm-218-2009

Sumber Foto: MGB UGM

Prof. dr. Sri Suparyati, Sp.A.(K), Ph.D., Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) menerima penghargaan internasional sebagai dokter spesialis anak terbaik dari Asosiasi Dokter Anak Asia-Pasifik atau APPA. Penghargaan Outstanding Asian Pediatric Award tersebut diterimanya akibat prestasi-prestasinya yang dianggap menonjol dalam penelitian mengenai penyakit diare pada anak selama tiga tahun terakhir. Penghargaan diberikan dalam konferensi APPA di Shanghai, China, yang berlangsung pada tanggal 4 – 18 Oktober 2009.

Penghargaan Outstanding Asian Pediatric Award sendiri diberikan setiap tiga tahun sekali. Pada tahun ini, Prof. dr. Sri Suparyati, Sp.A.(K), Ph.D. menjadi salah satu dari 12 dokter anak yang menerima penghargaan. Dan mereka pun telah dipilih dari 2.500 dokter anak se-Asia Pasifik.

Penghargaan tersebut merupakan buah dari perjuangannya selama 40 tahun dalam meneliti penyakit diare pada anak. Bersama Prof. Ruth Bishop dari Australia, ia meneliti infeksi yang disebabkan oleh rotavirus pada penderita diare di Indonesia. Penelitian ini menemukan hasil yang mengejutkan bahwa ternyata rotavirus lah yang menjadi penyebab utama penyakit diare di Indonesia.

Ia mengatakan sebagian besar bayi penderita diare yang disebabkan rotavirus memiliki kualitas hidup yang rendah. Bayi mengalami muntah secara terus-menerus, berak air, dan susah mengonsumsi makanan. Usus halusnya pun tak dapat berfungsi dengan baik.

Hasil penelitian tersebut pada akhirnya mengubah terapi pengobatan

Penemuan ini mengubah terapi pengobatan diare yang sebelumnya lebih banyak menggunakan antibiotik. Hasil penemuan tersebut pada akhirnya mendorong Pemerintah Indonesia untuk memproduksi vaksin rotavirus dengan harga yang cukup murah. Sebab, vaksin diare yang ada selama ini relatif mahal. Bekerja sama dengan Melbourne University dan PT Biofarma, vaksin tersebut direncanakan akan dipasarkan mulai tahun 2012 di Indonesia.

Referensi: VIVANews dan KOMPASCetak

Related posts:

  1. Bali Pulau Terbaik Dunia 2009 Sumber: link Majalah Pariwisata Internasional Travel dan Leisure menobatkan...
  2. Best Young Engineer dari Indonesia Muhammad Agung Bramantya, seorang putra bangsa Indonesia, kembali menorehkan...
  3. Hutan Bakau Bali Terbaik di Asia Hutan Bakau Bali (Sumber: link) Hutan bakau seluasa 1.343,5...
  4. Kementerian BUMN Apresiasi Situs BUMN Terbaik Sumber: link Kementerian Negara BUMN memberi penghargaan kepada sejumlah...
  5. Dua Ilmuwan Raih Penghargaan LIPI Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyerahkan Penghargaan Sarwono Prawirohardjo VIII...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Belum MenginspirasiMenginspirasi (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.